Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

This is Amazing

Benar-benar pengalaman yang menakjubkan. Dulu, aku dijuluki pemakan segala karena tak satu pun dari jenis makanan ku tolak. Bahkan kakak sepupuku memberiku laqob pembersih toples karena setiap ada camilan maka dapat dipastikan itu akan ludes di tanganku. Selaras dengan daya makanku yang masuk kategori doyan segala, pun demikian dengan pekerjaan. Segala sesuatu yang menjadi amanahku selalu ku kerjakan dengan penuh semangat dan tak kenal lelah. Tapi, kalau sudah tidur, jangan dikata, meski ada gempa sekalipun, mataku tak akan terbuka jika fajar belum menyapa.
Kini, semuanya berubah 180 derajat. Segala apa yang ku masukkan dalam mulut terasa hambar dan pahit. Bahkan beberapa menit setelah makanan masuk, pencernaanku menolaknya mentah-mentah. Rasa mual diikuti aktivitas muntah pun tak terhindarkan. Hampir segala makanan yang masuk selalu saja ditolaknya. Hal itu membawaku pada kondisi yang serba lemas dan tak berdaya. Maka segala jenis aktivitas fisik pun terhambat.
Untung pekerjaanku bukan kategori kerja berat yang harus angkat – junjung barang-barang berat. Sehingga ketika tubuhku benar-benar lemas tak berdaya, aku akan beristirahat sejenak dari pekerjaan untuk sekedar merebahkan tubuh guna memulihkan tenaga.
Berlangsung beberapa minggu, badanku terasa ngilu dan sakit semua. Duduk tak enak, berdiri tak kuat, bahkan tidur pun tak nyenyak. Dalam satu malam bisa 5 hingga 6 kali terbangun dari tidur. Subhanallah…. Benar-benar menakjubkan. Aku hampir tak percaya kondisiku selemah ini. Untuk nyetir sepeda motor dari kontrakan ke tempat kerja saja aku bisa berhenti 2 – 3 kali karena muntah. Rasanya tanganku tak bertulang, tak punya energy untuk sekedar menarik gas agar motor tetap melaju.
Dengan kondisiku yang seperti ini, maka aku mengurangi banyak sekali aktivitas fisikku. Aku tak lagi pergi ke pakis meski kerinduan tengah mendesak. Aku juga tak lagi pergi ke sana kemari untuk bertemu beberapa teman. Kini rutinitasku hanya bekerja (itupun tak maksimal) dan istirahat sepulang darinya.
Sembari beristirahat, ku baca-baca artikel seputar hal yang kualami. Ternyata semua yang terjadi padaku adalah hal yang sangat wajar dialami oleh semua ibu hamil muda. Mual-mual yang kualami disebabkan oleh kadar hormon HCG dan esterogen yang meningkat drastis pada trimester pertama dan itu akan memicu bagian otak yang mengontrol mual dan muntah. Selain itu, saluran cerna juga menjadi terdesak karena memberi ruang untuk janin tumbuh. Akibatnya terjadi refluks asam (keluarnya asam dari lambung ke tenggorokan) dan lambung bekerja lebih lambat menyerap makanan, sehingga menyebabkan mual dan muntah.
Setelah mengetahui itu, ku tenggelamkan diriku dalam sujud syukurku atas karuniaMu yang membahagiakan ini Tuhan. Subhanallah wal hamdulillah… walahaula wala quwwata illa billah…. Beri hamba kekuatan untuk menjalani semua…. Amiiin…. 


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

WELCOME DEAR

3 minggu terakhir, badanku terasa sakit semua. Setiap persendian terasa ngilu kadang kesemutan. Belum musim flu, tiada angin tiada hujan, badanku drop, mendadak panas disertai batuk dan flu berat serta pusing kepala. Ku tahan hingga 3 hari, namun karena aku harus masuk kerja, akhirnya ku periksakan di kLinik UIN. “Ini radang tenggorokan mbak. Saya kasih obat diminum secara teratur dan istirahat yang cukup ya.” Nasihat Bu Dokter. “Iya Bu. Terima kasih.” Jawabku singkat sembari melangkah meninggalkan klinik.
2 minggu berjalan, obat hanya ku minum sebagian karena setelah ku rasakan tak memberikan efek yang cukup signifikan. Maka ku biarkan saja si sakit menderaku. Setiap pulang kerja, langsung ku bawa istirahat. Begitu rutinitas sehari-hariku. Hingga sabtu sore (14/02) suamiku sampai di rumah. Ia melarangku mengerjakan segala hal berkaitan dengan pekerjaan rumah tangga. Ia selesaikan semuanya sendiri, mulai dari mengepel rumah, mencuci baju dan memasak, semua beres di tangannya yang cekatan. Aku disuruhnya untuk beristirahat saja dan tak boleh kelelahan.
Saat masakan sudah matang dan kami makan bersama, suamiku bilang, “Coba beli one med dhek, kata guru-guru di sekolahku, perempuan kalau mau hamil drop badannya.”
“Udah 2x di tes tapi masih negative mz, itu mengecewakan.” Keluhku.
“Ayolah, kalau cepat tau, adhek lebih hati-hati dari sekarang.” Pintanya dengan sabar
Maka kuturuti nasihat suamiku. Ku beli one med. Keesokan harinya, sebelum sembahyang shubuh, aku melakukan tes kehamilan, dan Subhanallah walhamdulillah walaa haula walaa quwwata illa billah… aku positif. Rasa haru, bahagia, senang, menyusup ke dalam jiwa, membuatku meneteskan air mata penuh syukur padaNya.
Selamat Datang Anakku, selamat datang di dunia keduamu, selamat datang di rahim ibumu Nak. Allahummaj’al Hadzal walad, waladan sholihan. Amiin. 


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kosong

Tertawa tapi hampa
Tersenyum tapi kosong
Ramai tapi sepi
Tidur tapi bangun
Makan tiada rasa
Minum tapi haus


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS